Sarasehan Pelaku Budaya Panji

Fest Panji Blitar 21-24 Oktober
Diam-diam ternyata banyak juga yang peduli terhadap Budaya Panji. Hal ini terbukti dalam beberapa acara terkait Panji di berbagai tempat selalu saja banyak yang hadir. Apalagi kalau ada Lydia “Sekartaji” Kieven  dari Jerman. Lydia pula yang menggagas pertemuan para Pecinta Panji di Trawas sekitar Oktober tahun yang lalu. Dia berangkat dari gagasan sederhana, yaitu bagaimana caranya para Pecinta Panji yang tersebar dimana-mana itu dapat bekerjasama untuk tujuan yang sudah diyakini sama juga. Kemudian dibentuk semacam kepengurusan, dibuat website dan grup di Facebook, dan sejumlah program sudah digagas, namun ternyata hasilnya belum memuaskan.

Karena itu, acara yang sama, diulang lagi di Padepokan Mangundarmo, Tumpang, Malang tengah Agustus yang lalu. Lagi-lagi Lydia Kieven yang jadi motornya. Jauh-jauh dia datang dari Jerman untuk mengajak para Pecinta Panji menjalin komunikasi yang intens, bekerjasama, namun sayangnya pertemuan itu belum menelurkan rencana aksi yang kongkrit. Sepertinya ada kesan mereka hanya mau hadir dan ikut guyub bersama, sementara kecintaan mereka terhadap Budaya Panji dilakukan secara sendiri-sendiri.

Dan sekarang, senyampang Dewan Kesenian Kabupaten Blitar (DKKB) menyelenggarakan acara Festival Panji (21 – 24 Oktober 2015) maka ada baiknya juga dimanfaatkan untuk menggelar SARASEHAN PELAKU BUDAYA PANJI pada hari terakhir festival tersebut, yaitu Sabtu, 24 Oktober 2015, pukul 19.00. Panitia menyediakan akomodasi berupa penginapan di Wisma Panji yang berada di Perkebunan Kopi Karanganyar, Blitar. Untuk menuju ke lokasi, silakan lihat denah terlampir. Tetapi bagi yang menggunakan kendaraan umum, dari terminal bus maupun stasiun Blitar, langsung saja naik ojek menuju lokasi Perkebunan Kopi Karanganyar, desa Modangan, Kec. Nglegok. Ongkosnya kira-kira Rp 20.000,-

Agendanya adalah, (1) bagaimana menindak-lanjuti pertemuan pecinta Panji yang sudah pernah dilakukan. (2) merumuskan program kongkrit untuk meningkatkan kecintaan terhadap Budaya Panji. (3) memberdayakan Budaya Panji sebagai potensi pengembangan pariwisata. (4) menjadikan Cerita Panji sebagai media pendidikan. (5) dan lain-lain.
Denah Lokasi
Dari agenda tersebut di atas, yang sudah bersedia menjadi narasumber adalah SUBARDI AGAN dari Komunitas Edhum Kediri, yang sudah menyusun Peta Potensi Wisata Budaya Panji Kediri. Apa yang dilakukan oleh Subardi ini tentunya dapat menjadi acuan untuk melakukan hal yang sama di tempat lain. Disamping itu, juga arkeolog dari Malang, M. DWI CAHYONO, yang akan bicara mengenai substansi Cerita Panji, mengapa kita perlu mencintainya dan apa manfaatnya. Dan kalau masih ada yang bersedia menjadi narasumber, silakan saja.

Perihal Festival Panji itu sendiri, merupakan agenda rutin tahunan DKKB, yaitu berupa festival seni pertunjukan oleh siswa SD, SMP, SMA dan kalangan umum, yang membawakan cerita berdasarkan relief yang ada di Candi Penataran. Sepanjang festival berlangsung, juga diselenggarakan pameran dan workshop terkait dengan Panji.

Jadi, bagi pelaku Budaya Panji, silakan kalau mau mengikuti acara sejak tanggal 21 Oktober, atau hanya ikut Sarasehan Pelaku Budaya Panji saja tanggal 24 Oktober. Diharapkan konfirmasi secepatnya agar dapat disediakan akomodasi yang diperlukan. Begitu yaaa…. Ditunggu.

Kalau khawatir nyasar, silakan hubungi Contact Person: KHOLAM SHIHARTA, 0852 2476 8632 – 0857 3272 7483. (hnr)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *